Oleh: asalmula | Maret 4, 2009

Sendok dan Garpu

Sedok dan garpu

Sedok dan garpu

sendok .

Sudahlah dapat dipastikan bahwa fungsi telapak tangan adalah untuk menciduk air dan menyendokkan sesuatu sebelum ditemukannya peralatan khusus untuk minum dan menyendok yang mana kemungkina besar pada awalnya terbuat dari kayu sehingga alat itu dapat dinamakan sendok (E: spoon; F: la cuillere).

Di abad-abad kemudian dibuatlah selain sendok dari kayu; yang mana umumnya mempunyai aroma dan meninggalkan rasa yang kurang sedap apabila tercampur dengan zat cair, karena reaksi dari kayu itu sendiri, sendok sendok dari kaca, tanduk, timah, perak emas dan kini baja putih.

Garpu (E: fork; F: la fourchette), dalam hal perbandingan umur dengan pisau dan sendok jauh berbeda. Pada abad ke XI, Putri Bysantin yang mengadakan kunjungan ke Vinesia di Italia memperkenalkan penggunaan garpu. Namun peralatan garpu ini belum ditata diatas meja untuk dipergunakan seperti yang kita kenal sekarang. Garpu untuk memanggang diberikan kepada para tamu yang sedang duduk dimeja andrawina untuk menahan daging yang akan dipotong, kemudian daging terpotong (E: cut, slice; F: tranchees) tersebut dimasukkan kedalam mulut dengan tangan.

Ada kemungkinan diantara para tamu mempergunakan garpu itu untuk memasukkan makanan kedalam mulut. Tentunya hal ini mungkin akan menjadi celaan dari mereka yang sedang berada dalam perjamuan itu. Suatu kebiasaan yang menurut tata cara bersantap pada waktu itu dianggap kurang sopan; sama halnya dengan apabila sekarang orang akan memasukkan makanan kedalam mulut dengan mempergunakan pisau.

Penataan garpu diatas meja untuk yang pertama kalinya diperkirakan terjadi diawal abad ke XII, dengan segala pertentangan diantara yang para budayawan pada masa itu. Bentuk garpu seperti sendok pada waktu itu diperkenalkan oleh seorang nakoda kapal Inggris; Tho-mas Caryat, yang mudik dari perjalanan panjangnya kebelahan dunia bagian Timur; Hindustan. Beliaulah yang memperkenalkan peralatan makan kepada para bangsawan di Inggris. Dia beranggapan bahwa apa yang dipekenalkannya ini akan diterima dengan baik. Namun justru kebalikannya yang ia terima. Ia bahkan ditertawakan karena ada alat yang aneh yang dipergunakan untuk memasukkan makanan kedalam mulut mereka. Bahkan Clerus memperingatkan bahwa mempergunakan alat ini adalah dosa. Sebagai “manusia” adalah janggal dan dosa untuk memasukkan makanan kedalam mulut dengan mempergunakan alat.Makanan adalah sesuatu yang bersih dan suci. Apabila ada orang yang berangapan bahwa tangan sudah tidak pantas lagi untuk memasukkan makanan adalah sesuatu perbuatan yang melanggar hukum dan menghina Tuhan, karena pemberian dari Yang maha Kuasa itu tidak segera dinikamati dengan tangan saat itu.

Dalam abad ke XII ini masih garpu masih jarang dipergunakan oleh masyarakat umum, terlihat dari lukisan lukisan dari Abad Keemasan di Eropa, bahwa garpu masih jarang ditampilkan oleh pelukis diatas kanvasnya. Pada jaman Raja Matahari, para pangeran dan putri dan kalangan bangsawan masa itu, masih mempergunakan tangan mereka untuk bersantap. Namun demikianlah etika makan dimasa itu. Dalam salah satu karangan Erasmus (Salah seorang pengarang Belanda) menyatakan: “Mungkin sesuatu yang umum apabila orang mempergunakan “taplak meja” untuk membersihkan jari dan tangannya”. Dikala itu juga tidak jarang , anjing berbulu panjang, berkeliling meja makan, bukan untuk memperlihatkan bulunya yang bagus akan tetapi bulu anjing tersebut dipergunakan sebagai “serbet”, dan apabila tidak ada anjing yang berkeliaran maka dengan “mudahnya” para bangsawan itu akan mempergunakan dasi dan pelengkap busananya sebagai serbet……

Untuk membahas lebih lanjut tentang sejarah perkembangan peralatan meja makan ini tidaklah memungkinkan untuk dibahas dalam bab ini. Untuk ini maka selanjunya hanya akan dibahas bagian bagian yang penting dalam perkembangan peradaban dan kebudayaan penataan meja makan.

sumber : www.geocities.com


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.